Babinsa Rancadaka Tinjau 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Pusakanagara

    Babinsa Rancadaka Tinjau 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Pusakanagara

    SUBANG – Babinsa Desa Rancadaka Koramil 0511/Pusakanagara, Serda Sofyan, bergerak cepat meninjau lahan persawahan warga yang mengalami kekeringan di Blok Inton, Dusun Sukamulya RT 025/RW 06, Desa Rancadaka, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Kamis (9/7/2026).

    Peninjauan dilakukan setelah Serda Sofyan menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.00 WIB mengenai kondisi lahan pertanian yang mulai kekurangan pasokan air. Kekeringan tersebut diperkirakan telah berdampak pada kurang lebih 35 hektare persawahan milik warga.

    Setelah menerima laporan, Serda Sofyan bersama Bhabinkamtibmas, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), UPTD Pertanian, dan perangkat Desa Rancadaka langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi tanaman serta saluran pengairan.

    Babinsa Desa Rancadaka, Serda Sofyan, mengatakan pengecekan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui luas lahan terdampak sekaligus mencari solusi bersama instansi terkait.

    “Kami langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 35 hektare sawah mengalami kekurangan air dan berpotensi mengalami penurunan hasil panen apabila tidak segera mendapatkan tambahan pasokan air, ” kata Serda Sofyan.

    Menurutnya, koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah desa, petugas pertanian, dan instansi pengelola pengairan agar debit air menuju kawasan persawahan Blok Inton dapat ditingkatkan.

    “Harapan para petani adalah adanya penambahan debit air secepatnya. Kami akan terus mendampingi masyarakat dan menyampaikan kondisi di lapangan kepada instansi yang berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti, ” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mendata luas lahan dan jumlah petani yang terdampak. Data tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada pemerintah serta dinas terkait sebagai bahan penentuan langkah penanganan dan pemberian bantuan.

    Danramil 0511/Pusakanagara Kapten Inf Heri Arpiantono menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tanggung jawab pembinaan teritorial, terutama dalam membantu masyarakat menghadapi permasalahan di wilayah binaan.

    “Babinsa harus peka dan cepat merespons setiap kesulitan yang dialami masyarakat. Dalam persoalan kekeringan ini, kami mendorong koordinasi lintas instansi agar kebutuhan air bagi lahan pertanian warga dapat segera memperoleh solusi, ” ujar Kapten Inf Heri Arpiantono.

    Ia menjelaskan bahwa Koramil 0511/Pusakanagara akan terus memantau perkembangan kondisi persawahan dan berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Pusakanagara, UPTD Pertanian, pemerintah desa, serta pihak pengelola sumber daya air.

    “Kami berharap penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga tanaman milik warga dapat diselamatkan dan ancaman gagal panen bisa diminimalkan. Ketahanan pangan masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus dijaga bersama, ” tambahnya.

    Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kegiatan pemantauan selesai, situasi di Desa Rancadaka dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Para petani masih menunggu tindak lanjut pemerintah, terutama terkait penambahan debit air menuju kawasan persawahan yang terdampak kekeringan. (PERS)

    serda sofyan kapten inf heri arpiantono
    S. Rudi Antono

    S. Rudi Antono

    Artikel Berikutnya

    Kodim 0605/Subang Perkuat Jaringan Media...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Siang Hingga Dini Hari, Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor Terus Bergerak, Terjang Padamkan Api di Lahan Gambut
    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista

    Ikuti Kami