SUBANG – Kodim 0605/Subang menggelar kegiatan Asistensi dan Monitoring Pembentukan Jaringan Media Online untuk meningkatkan kompetensi personel dalam menyusun narasi pemberitaan kinerja satuan, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0605/Subang, Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 27, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tersebut diikuti perwakilan Babinsa dari Koramil jajaran Kodim 0605/Subang.
Asistensi dan monitoring menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Jurnalis Nasional Indonesia (JNI), Dr. Ir. Hendri, ST., MT., serta Ketua Tim Asistensi dan Monitoring Media Online Kodam III/Siliwangi, Dr. Sulhan, SH., S.Pd., S.Psi., M.Kn.
Dr. Ir. Hendri menyampaikan materi bertajuk “Media Jaringan Terintegrasi dan Terinterkoneksi Mulai dari Tingkat Babinsa sampai Kodam III/Siliwangi”. Materi tersebut menekankan pentingnya membangun sistem publikasi yang saling terhubung, sehingga informasi kegiatan satuan kewilayahan dapat dihimpun, diolah, dan disebarluaskan secara cepat, akurat, serta berjenjang.
Menurutnya, Babinsa memiliki posisi strategis sebagai sumber informasi terdepan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaan. Oleh sebab itu, kemampuan mengidentifikasi nilai berita, menyusun narasi, mengambil dokumentasi, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab perlu terus ditingkatkan.
Sementara itu, Dr. Sulhan membawakan materi mengenai “Perang Kognitif”, khususnya berkaitan dengan persaingan informasi, pembentukan persepsi publik, penyebaran disinformasi, dan upaya memengaruhi cara berpikir masyarakat melalui ruang digital.
Peserta diberikan pemahaman agar tidak hanya terampil membuat berita, tetapi juga mampu mengenali informasi menyesatkan, provokasi, manipulasi opini, serta berbagai bentuk ancaman digital yang berpotensi mengganggu persatuan dan stabilitas wilayah.
Kasdim 0605/Subang Mayor Arh. Aep Saepudin mengatakan, pembentukan jaringan media online merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kemampuan komunikasi publik satuan.
“Melalui asistensi ini, personel diharapkan mampu menyampaikan setiap kegiatan dan pengabdian TNI kepada masyarakat dalam bentuk pemberitaan yang informatif, objektif, dan mudah dipahami. Informasi yang disampaikan juga harus dapat dipertanggungjawabkan, ” ujar Mayor Arh. Aep Saepudin.
Babinsa Sertu Yono mengaku kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan praktis, terutama dalam menentukan sudut pandang dan menyusun narasi berita.
“Selama ini kami melaksanakan berbagai kegiatan bersama masyarakat di desa binaan. Melalui asistensi ini, kami semakin memahami bagaimana kegiatan tersebut dituangkan menjadi berita yang memiliki nilai informasi, menggunakan bahasa yang baik, serta didukung dokumentasi yang relevan, ” kata Sertu Yono.
Ia menambahkan, kemampuan publikasi akan membantu masyarakat mengetahui berbagai kegiatan pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa, mulai dari komunikasi sosial, ketahanan pangan, kerja bakti, pembinaan keamanan hingga pendampingan program pembangunan desa.
Danramil 0508/Purwadadi Kapten Inf. Wahyudin menegaskan bahwa kemampuan menulis berita menjadi salah satu kompetensi pendukung yang dibutuhkan oleh personel kewilayahan di tengah perkembangan teknologi informasi.
“Babinsa harus peka terhadap perkembangan situasi dan mampu mengolah fakta di lapangan menjadi informasi yang benar. Kecepatan publikasi harus tetap diimbangi ketelitian, verifikasi, etika, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, ” ungkap Kapten Inf. Wahyudin.
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi. Asep Saepudin menyampaikan bahwa media online memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi antara TNI dan masyarakat sekaligus sebagai sarana untuk menyampaikan kinerja satuan secara transparan.
“Pembentukan jaringan media yang terintegrasi akan mempercepat arus informasi dari tingkat Babinsa, Koramil, Kodim hingga komando atas. Namun, setiap pemberitaan harus tetap berpedoman pada fakta, menjaga keamanan informasi, dan tidak menimbulkan penafsiran yang keliru di tengah masyarakat, ” tegas Letkol Czi. Asep Saepudin.
Menurutnya, publikasi tidak semata-mata bertujuan menampilkan kegiatan satuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi, membangun kepercayaan publik, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menangkal informasi negatif yang berkembang di ruang digital.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap menilai peningkatan kemampuan personel dalam bidang media merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.
“Ruang informasi telah menjadi bagian dari medan pengabdian. Karena itu, setiap satuan harus mampu menghadirkan informasi yang benar, menyejukkan, mencerdaskan, dan memperkuat persatuan. Jaringan media yang dibangun harus menjadi sarana koordinasi sekaligus benteng menghadapi hoaks, disinformasi, dan perang persepsi, ” tutur Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap.
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diikuti dengan peningkatan literasi digital dan kemampuan komunikasi seluruh prajurit.
“Setiap prajurit harus memahami bahwa informasi memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi masyarakat. Gunakan media secara bijak untuk menyampaikan fakta, menumbuhkan optimisme, menjaga kepercayaan rakyat, dan memperkuat ketahanan wilayah. Jadikan ruang digital sebagai sarana pengabdian kepada bangsa dan negara, ” pesan Mayjen TNI Kosasih.
Melalui kegiatan asistensi dan monitoring ini, Kodim 0605/Subang menargetkan terbentuknya jaringan media online yang terkoordinasi dari tingkat Babinsa dan Koramil hingga Kodim 0605/Subang serta terhubung dengan jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati dan Kodam III/Siliwangi.
Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik menentukan unsur berita, menyusun judul dan teras berita, membuat kutipan, mendokumentasikan kegiatan, melakukan verifikasi informasi, serta memahami tantangan perang kognitif di era digital. (PERS)

Updates.